AKSI FORUM MASYARAKAT INDEPENDEN ANTI KEBOHONGAN “PERKEMBANGAN PENGADUAN YG SUDAH MASUK DI BAWASLU RI”

Nasional News

Vocalnews – Jakarta, 26 Februari 2019 Kantor Bawaslu RI Jl. MH. Thamrin No. 14 Menteng Jakarta Pusat telah hadir massa Forum Masyarakat Independen Anti Kebohongan, jml 10 orang, Pj. Sopyan.

Kehadiran mereka Menanyakan perkembangan atas Laporan mereka sebelumya terkait kebohongan publik yang di duga dilakukan Bapak Joko Widodo dalam Debat Capres ke-2, surat pengaduan diterima pihak Humas Bpk. Ervin.

Adanya laporan Masyarakat ke Bawaslu terhadap kebohongan publik yang diduga dilakukan Bapak Joko Widodo yaitu tentang isu kebakaran hutan yang disebut 3 tahun ini tak terjadi kebakaran hutan yang kita lihat pernyataan ini tidak benar, selain ini pelanggaran aturan Pemiiu yaitu menyerang pribadi pasien 02 Prabowo Subianto dan ini jelas tidak boleh. Selain ini juga membagikan Sertifikat Tanah di beberapa mesjid dan ini di anggap Pelanggaran Pemilu seperti di mesjid Baitul Azzah di Bengkulu dan juga di mesjid Bani Umar Graha Bintaro membagikan 350 Sertifikat.

Forum Masyarakat Independen anti Kebohongan mendesak Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) terkait beberapa kasus ini yang sebelum kita ada laporan dari masyarakat lain terkait isu yang sama tapi BAWASLU belum menindaklanjuti.

Kami mengharapkan agar semua kasus-kasus laporan segera di proses agar tidak menimbulkan opini masyarakat tidak kepercayaan terhadap Bawaslu dan ini bisa menjadi efek negatife terhadap Pemilu. ucap Sofyan. Kami juga meminta Pimpinan Bawaslu agar bertindak dengan Serius dan memproses Pelanggaran tersebut.

Dalam aksi ada 2 (dua) spanduk, bertuliskan :
• Slamet ma’arif dan mandala shoji diproses cepat hukum tajam ke 02
• Mana keadilan bawaslu terhadap Rudiantara # yang gaji kamu siapa?
• Doddy akhmadsyah#Joget atas sajadah 15 Camat Sulsel Deklarasi Dukung 01 Ganjar Pranowo 31 Kepala Daerah
• Bawaslu dan KPU Harus Adil dan Netral atas kebohongan publik dan pelanggaran pemilu oleh Paslon 01 Jokowidodo #3 Tahun tdk terjadi kebakaran hutan
• Menyerang pribadi paslon 02 Bagi sertifikat didalam masjid.

Massa diberikan pemahaman bahwa aksinya tidak memiliki STTP, maka dimohon agar segera membubarkan diri (sesuai ketentuan), selanjutnya massa meninggalkan kantor Bawaslu RI. *(tidak ada orasi2).*

Kompol MH. Panjaitan memberikan himbauan scr persuasif kepada massa aksi yg menggelar spanduk untuk membubarkan diri karena aksinya tidak dilengkapi STTP dari Kepolisian, aksi hanya berlangsung lima menit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *